-->

Halaman

    Social Items

GANGGUAN KUNTI PENUNGGU POHON KELAPA
 sumber gambar : satujam.com

Halo nama aku rahel, aku disini akan menceritakan pengalaman horor yang pernah aku alamin, dulu di sepanjang jalan menuju rumah, Rumah dinas keluargaku belum banyak rumah penduduk bahkan di samping rumah dinas kami hanya adalah lahan kosong dengan pohon pisang mangga bahkan ada pohon kelapa yang tumbuh di samping kiri depan rumah rumah dinas kami memiliki pintu depan dan pintu samping di mana setiap sore dan malam hanya pintu samping itulah yang kami buka pintu samping adalah pintu ruang keluarga tempat kami selalu menghabiskan waktu bersama menonton tv bahkan kami lebih suka melewati pintu samping sebagai akses keluar masuk rumah
seperti malam malam biasanya kami semua berkumpul di ruang keluarga dan menonton tv dan posisi duduk kesukaanku adalah di seberang pintu samping yang terbuka, biar kena angin karena kota itu memang udaranya lumayan panas di tengah acara menonton tv entah kenapa aku selalu tertarik untuk melihat ke arah pintu yang terbuka itu beberapa kali aku mengalihkan pandangan ku dari tv keluar walaupun yang kulihat hanya pohon pisang dan kegelapan di sekelilingnya ketika tv menyiarkan iklan, kembali aku mengalihkan pandangan ku ke arah pisang yang kini daunnya bergoyang "hmm angin malam ini cukup kencang" batinku saat ku lihat batang daun pisang itu bergoyang lumayan namun aneh, kok batangnya hanya satu yang bergoyang itupun gerakannya naik turun
karena iklan di tv sudah selesai dan menyiarkan kelanjutan film yang aku tonton aku tak memikirkannya lagi dan melanjutkan menonton tv namun di tengah acara seolah ada sesuatu yang menarik untuk melihat ke arah pintu samping aku melirik dan melihat sosok perempuan di sana
dia berdiri di atas dahan pohon pisang yang tadi kulihat bergerak naik turun bajunya putih panjang dan seolah tampak sangat kontras di kegelapan malam, salah satu tangannya melambai lambai seolah memanggilku mendekat aku terpaku diem, Ayah mengejutkan ku dengan pertanyaan "kenapa dek" aku menoleh dan berkata "enggak apa apa yah" papa berdiri dari kursinya dan serempak kami menatap ke arah luar namun tak kami temukan hal ganjil di sana bahkan pohon pisang itu pun sudah tidak bergerak lagi.
kali lain aku mendapat cerita dari guru les ku namanya ibu nani saat itu beliau baru pulang dari misa malam rabu abu rumah beliau memang berada tak jauh dari rumah kami di malam itu sekitar jam tujuh beliau berjalan sendiri dan memang seperti biasa di sepanjang jalan itu selalu sepi saat bu nani melewati depan rumah kami beliau dikejutkan oleh suara anak kecil yang bertanya "mbak dari mana mbak dari mana mbak" Bu Nani menoleh kesana kemari namun tidak melihat orang lain selain dirinya " siapa ya?" tanyanya kebingungan, karena tak mendapatkan jawaban beliau melanjut kan langkahnya, tak berapa lama Bu Nani mendengar suara yang sama "mbak dari mana mbak" karena kesal dan merasa dikerjai bu nani sedikit membentak "siapa sih jangan kualat ya sama orang tua" saat itu bu nani berdiri di pohon kelapa yang berada samping pintu gerbang rumah kami dan suara misterius itu kembali menjawab "di sini mbak di atas sini mbak" terus menerus seperti itu akhirnya bu nani melihat ke atas dan alangkah terkejutnya beliau saat melihat di antara buah kelapa yang tergantung di ujung pohon kelapa itu ada satu kepala manusia yang terus berkata "sini mbak sini mbak sini mbak sini mbak hahahaha,," Bu nani berteriak lalu lari ketakutan untunglah makhluk hanya itu tidak menghantui nya sampai rumah
dan sekarang aku ingin menceritakan kejadian aneh dan menyeramkan sewaktu dulu aku masih kecil dan belum diizinkan untuk bermain di luar rumah kami memiliki asisten rumah tangga yang juga bertugas untuk menjagaku apabila orang tua pergi dan ketiga kakakku bermain keluar, sebut saja dia mbak marni walaupun aku dilahirkan dari keluarga nasrani aku suka memperhatikan saat mbak marni melakukan gerakan sholat suatu ketika aku ditinggal berdua dengan mbak marni, saat mbak marni akan mengambil wudu aku ikut ikutan mengambil wudu lalu berkata kalau aku juga ingin ikut gerakan salat mbak marni tertawa dan mengangguk, karena dia hanya memiliki satu mukena maka mbak marni mengambil satu sarung bekas sunatan kakak pertamaku untuk digunakan sebagai mukena, mbak marni menyuruhku berdiri di samping kanannya dengan posisi sedikit di belakang mulailah kami melakukan gerakan awal salat, kebetulan saat itu adalah waktu sholat magrib, pada saat posisi membungkuk atau rukuk tiba tiba aku merasa ada yang menarik kain sarung ku dari belakang memang tidak keras namun tetap saja berasa
aku berdiri dan menoleh ke belakang tapi tak kulihat apa pun dan sarung ku juga tidak tersangkut akhirnya, aku berbalik badan dan mengikuti gerakan mbak marni lagi saat posisi rukuk yang kedua aku merasakan tarikan lembut di kain belakang sarung ku kali ini aku mengintip dari balik badanku dengan posisi masih membungkuk, astaga kulihat sepasang kaki mengambang di belakangku,
kaki itu putih sekali namun terlihat tembus pandang, karena tak yakin dengan yang aku lihat maka aku berdiri melirik kaca yang berada di samping kiri mbak marni yang saat itu sedang dalam posisi sujud.
betapa takutnya aku saat ku lihat pantulan diriku di kaca ternyata juga ada sosok seperti perempuan dengan rambut panjang yang sebagian menyentuhku sedang dalam posisi menunduk ke arahku sosok itu hanya ada dalam pantulan kaca saja langsung aku menutup wajahku dan menangis terisak untunglah mbak marni tidak lama menyelesaikan kewajiban solatnya dan memegang ku sambil bertanya "ada apa?" aku hanya sanggup berkata "ada rambut terbang mbak, rambut terbang" kataku sambil menangis mbak marni pun berkata "bahwa memang ada jin yang suka mengganggu orang yang sedang melakukan sholat supaya tidak bisa khusyuk bila diganggu sebaiknya membaca doa tertentu dan tetap fokus".

GANGGUAN KUNTI PENUNGGU POHON KELAPA

GANGGUAN KUNTI PENUNGGU POHON KELAPA
 sumber gambar : satujam.com

Halo nama aku rahel, aku disini akan menceritakan pengalaman horor yang pernah aku alamin, dulu di sepanjang jalan menuju rumah, Rumah dinas keluargaku belum banyak rumah penduduk bahkan di samping rumah dinas kami hanya adalah lahan kosong dengan pohon pisang mangga bahkan ada pohon kelapa yang tumbuh di samping kiri depan rumah rumah dinas kami memiliki pintu depan dan pintu samping di mana setiap sore dan malam hanya pintu samping itulah yang kami buka pintu samping adalah pintu ruang keluarga tempat kami selalu menghabiskan waktu bersama menonton tv bahkan kami lebih suka melewati pintu samping sebagai akses keluar masuk rumah
seperti malam malam biasanya kami semua berkumpul di ruang keluarga dan menonton tv dan posisi duduk kesukaanku adalah di seberang pintu samping yang terbuka, biar kena angin karena kota itu memang udaranya lumayan panas di tengah acara menonton tv entah kenapa aku selalu tertarik untuk melihat ke arah pintu yang terbuka itu beberapa kali aku mengalihkan pandangan ku dari tv keluar walaupun yang kulihat hanya pohon pisang dan kegelapan di sekelilingnya ketika tv menyiarkan iklan, kembali aku mengalihkan pandangan ku ke arah pisang yang kini daunnya bergoyang "hmm angin malam ini cukup kencang" batinku saat ku lihat batang daun pisang itu bergoyang lumayan namun aneh, kok batangnya hanya satu yang bergoyang itupun gerakannya naik turun
karena iklan di tv sudah selesai dan menyiarkan kelanjutan film yang aku tonton aku tak memikirkannya lagi dan melanjutkan menonton tv namun di tengah acara seolah ada sesuatu yang menarik untuk melihat ke arah pintu samping aku melirik dan melihat sosok perempuan di sana
dia berdiri di atas dahan pohon pisang yang tadi kulihat bergerak naik turun bajunya putih panjang dan seolah tampak sangat kontras di kegelapan malam, salah satu tangannya melambai lambai seolah memanggilku mendekat aku terpaku diem, Ayah mengejutkan ku dengan pertanyaan "kenapa dek" aku menoleh dan berkata "enggak apa apa yah" papa berdiri dari kursinya dan serempak kami menatap ke arah luar namun tak kami temukan hal ganjil di sana bahkan pohon pisang itu pun sudah tidak bergerak lagi.
kali lain aku mendapat cerita dari guru les ku namanya ibu nani saat itu beliau baru pulang dari misa malam rabu abu rumah beliau memang berada tak jauh dari rumah kami di malam itu sekitar jam tujuh beliau berjalan sendiri dan memang seperti biasa di sepanjang jalan itu selalu sepi saat bu nani melewati depan rumah kami beliau dikejutkan oleh suara anak kecil yang bertanya "mbak dari mana mbak dari mana mbak" Bu Nani menoleh kesana kemari namun tidak melihat orang lain selain dirinya " siapa ya?" tanyanya kebingungan, karena tak mendapatkan jawaban beliau melanjut kan langkahnya, tak berapa lama Bu Nani mendengar suara yang sama "mbak dari mana mbak" karena kesal dan merasa dikerjai bu nani sedikit membentak "siapa sih jangan kualat ya sama orang tua" saat itu bu nani berdiri di pohon kelapa yang berada samping pintu gerbang rumah kami dan suara misterius itu kembali menjawab "di sini mbak di atas sini mbak" terus menerus seperti itu akhirnya bu nani melihat ke atas dan alangkah terkejutnya beliau saat melihat di antara buah kelapa yang tergantung di ujung pohon kelapa itu ada satu kepala manusia yang terus berkata "sini mbak sini mbak sini mbak sini mbak hahahaha,," Bu nani berteriak lalu lari ketakutan untunglah makhluk hanya itu tidak menghantui nya sampai rumah
dan sekarang aku ingin menceritakan kejadian aneh dan menyeramkan sewaktu dulu aku masih kecil dan belum diizinkan untuk bermain di luar rumah kami memiliki asisten rumah tangga yang juga bertugas untuk menjagaku apabila orang tua pergi dan ketiga kakakku bermain keluar, sebut saja dia mbak marni walaupun aku dilahirkan dari keluarga nasrani aku suka memperhatikan saat mbak marni melakukan gerakan sholat suatu ketika aku ditinggal berdua dengan mbak marni, saat mbak marni akan mengambil wudu aku ikut ikutan mengambil wudu lalu berkata kalau aku juga ingin ikut gerakan salat mbak marni tertawa dan mengangguk, karena dia hanya memiliki satu mukena maka mbak marni mengambil satu sarung bekas sunatan kakak pertamaku untuk digunakan sebagai mukena, mbak marni menyuruhku berdiri di samping kanannya dengan posisi sedikit di belakang mulailah kami melakukan gerakan awal salat, kebetulan saat itu adalah waktu sholat magrib, pada saat posisi membungkuk atau rukuk tiba tiba aku merasa ada yang menarik kain sarung ku dari belakang memang tidak keras namun tetap saja berasa
aku berdiri dan menoleh ke belakang tapi tak kulihat apa pun dan sarung ku juga tidak tersangkut akhirnya, aku berbalik badan dan mengikuti gerakan mbak marni lagi saat posisi rukuk yang kedua aku merasakan tarikan lembut di kain belakang sarung ku kali ini aku mengintip dari balik badanku dengan posisi masih membungkuk, astaga kulihat sepasang kaki mengambang di belakangku,
kaki itu putih sekali namun terlihat tembus pandang, karena tak yakin dengan yang aku lihat maka aku berdiri melirik kaca yang berada di samping kiri mbak marni yang saat itu sedang dalam posisi sujud.
betapa takutnya aku saat ku lihat pantulan diriku di kaca ternyata juga ada sosok seperti perempuan dengan rambut panjang yang sebagian menyentuhku sedang dalam posisi menunduk ke arahku sosok itu hanya ada dalam pantulan kaca saja langsung aku menutup wajahku dan menangis terisak untunglah mbak marni tidak lama menyelesaikan kewajiban solatnya dan memegang ku sambil bertanya "ada apa?" aku hanya sanggup berkata "ada rambut terbang mbak, rambut terbang" kataku sambil menangis mbak marni pun berkata "bahwa memang ada jin yang suka mengganggu orang yang sedang melakukan sholat supaya tidak bisa khusyuk bila diganggu sebaiknya membaca doa tertentu dan tetap fokus".
Load Comments

Subscribe Our Newsletter